Ada kesalahan di dalam gadget ini

Balada Otong dan si “Ada Deh”

“Ada Deh”… kata ini seringkali Otong pakai untuk merujuk perempuan yang sedang dekat dengannya. Tiap kali temannya tanya Otong sedang jalan dengan siapa atau kebetulan saat mereka menelepon Otong dan disampingnya terdengar suara seorang perempuan maka Otong pasti bilang “Lagi sama… ada deh!”

Temannya sering jengkel juga karena sikapnya yang katanya sok misterius dengan menyembunyikan perempuan yang sedang dekat dengannya. But he does have some reason why he did like that… Pertama si “Ada Deh” ini bukan hanya seorang saja, ada banyak perempuan yang dia beri gelar si “Ada Deh” selain itu si “Ada Deh” sebenarnya tak ada hubungan yang special dengannya because they are all just his friends.

Karena sering memergoki Otong yang sedang jalan dengan perempuan yang berbeda banyak teman pria menganggapnya seorang “Master Player”, kebanyakan akan berkata “Hebat loe bro, cewek loe ganti-ganti mulu. Bagi ilmunya dong.” Ato bahkan “Gila loe pake ilmu pelet apa?” Padahal klo tahu realita sebenarnya, teman-temannya itu tak akan ada yang mau berada di posisinya!

Karena Otong cuma teman dekat, close friend, not even TTM klo pake istilah anak sekarang, apalagi pacar atau kekasih. Mungkin ini karena pembawaan gendernya yang kalau menurut istilah sosiologi masuk kategori androgyny. Otong lelaki normal, straight, yang menyukai perempuan, tapi Otong tak terlalu masculine seperti kebanyakan lelaki umumnya. He hate violence, gak terlalu suka outdoor activity, don’t like soccer, non smoking, pokoknya hal-hal umum yang kebanyakan akan disukai lelaki Otong tak suka. Dan sebaliknya cukup banyak sifat feminine ada pada Otong, he likes to cook, love flower, and he is a romantic kind of person.

Hal itulah yang membuatnya lebih bisa memahami perasaan perempuan, he just know how to threat women. Dan malangnya hal ini membuat banyak teman perempuan dalam hidupnya. Kenapa malang? Karena mostly mereka cuma menjadikannya tempat cerita, sharing, curhat, atau konsultasi tentang masalah pribadi atau percintaan mereka. Kalaupun ada beberapa perempuan yang eventually attracted to him and finally going steady with him, masalah yang sama akan selalu timbul. Kalau tidak muncul jealousy karena banyaknya teman perempuannya, pasti ada racun dari pihak ketiga yang muncul secara tiba-tiba.

Sepertinya dalam waktu dekat Otong akan berhenti menyebut teman-temannya “Ada Deh”, karena dengan tak menyebut nama sama artinya tak menghargai mereka, dan mungkin hal inilah sumber kesialan dan kemalangannya….